Namun, tujuan akhir kami bukan kota sibuk itu melainkan ibukota negara bagian terbesar di USA, Anchorage. Tanggal 28 kami berangkat dan kami berhasil sampai dengan selamat disana tanggal 29 subuh. Ajaib. Kekuatan garis tanggal internasional di Samudra Pasifik itu ajaib. Di ibukota Alaska itu dingin. Minus satuan sampai belasan. Hotel dengan ramah memperbolehkan kami check in jauh sebelum waktu yang ditentukan. Kami bersyukur, di luar itu saljunya tebal.
Setelah meng-unpack sedikit dan menyegarkan diri, kami memulai tur pribadi mengitari kota ini. Matahari terbit pada jam 9-10 pagi dan terbenam pada jam 3 sore. Ajaib. Tujuan kami pertama itu hanya beberapa blok dari hotel bernama Anchorage Museum.
Gue lupa abis itu kita kemana. Yang gue inget itu ke mall dan The North Face. Si anak tengah mau ganti boots soalnya. Malamnya kita mau ke monumen tapi sepi trus serem jadinya ke Humpy's, seafood restoran dan pub. Enggak, kita nggak menggunakan pubnya. Pulang dari sana kita kenyang. Alaskan King Crab disisipi di burger, Salmon juga di tempat yang sama, ada juga sop salmon (gue lupa namanya apa). Di kota itu enak, diskriminasi yang gue kira bakal ada dan terasa kuat (terlebih gue, salah satu kakak gue, dan ibu memakai hijab). Ada pula yang bersedia sukarela menunjuk jalan walaupun kita ga pernah minta dia. Supel sekali.
Besoknya kita berangkat ke Fairbanks. Kota ini lebih remote dan emang terkenal buat aurora borealis viewingnya. Airportnya kecil namun masih bisa memberikan kesan teratur dan tentu minimalis. Sangat enak diliatnya. Seliat gue sih cuma dua lantai. Dan bisa dipastikan bandaranya ga seperti yang di Sorong, Papua Barat. Hari pertama (disana) kami habiskan bersantai di hotel. Namanya Pike's Waterfront Lodge, tepat dibelakang ada sungai Chena yang membeku. Benar. Membeku di permukaannya. Gue udah ketok-ketok dan Alhamdulillah ga retak. Pike's juga menyediakan chocochip cookies yang gratis kita bisa ambil dua. Staffnya juga ramah. Suhu disana lebih rendah, mencapai minus dua puluh-an.
Dikarenakan sudah melebihi 300 kata, bahkan hampir mencapai 400. Gue hentikan disini.
0 komentar :
Posting Komentar